Pendidikan adalah tempat persemaian
benih-benih kebudayaan dalam masyarakat. Ki Hajar Dewantara (KHD) memiliki keyakinan bahwa untuk
menciptakan manusia Indonesia yang beradab maka pendidikan menjadi salah satu
kunci utama untuk mencapainya. Pendidikan dapat menjadi ruang berlatih dan
bertumbuhnya nilai-nilai kemanusiaan yang dapat diteruskan atau diwariskan yang
dapat membentuk peradaban.
Pendidikan adalah suatu perubahan yang selalu bergerak, tidak pernah berhenti sesuai
kodrat alam dan kodrat jaman. Ibarat planet dalam tata surya yang selalu
bergerak. Sumbunya adalah nilai kemanusiaan. Pendidik hanya dapat menuntun
tumbuh atau hidupnya kekuatan kodrat yang ada pada anak, agar dapat memperbaiki
lakunya dan tumbuhnya kekuatan kodrat anak. Dalam proses menuntun anak diberi
kebebasan namun guru sebagai pamong memberi tuntunan agar tidak kehilangan arah
dan menemukan kemerdekaannya dalam belajar
Proses pembelajaran yang mencerminkan pemikiran KHD Menumbuhkan
karakter dengan Mengucapkan salam, berdoa, Menyapa anak dan menanyaan kabar
mereka hari itu. Memberikan motivasi agar siswa semangat untuk belajar membuat
komitmen yang harus disepakati bersama. Menjelaskan tujuan pembelajaran Mengarahkan
untuk membentuk kelompok sendiri sehingga mereka belajar dengan nyaman dan
bahagia. Memberikan tugas kelompok yang harus dipecahkan dan diskusikan
bersama. Memberikan kebebasan untuk berpendapat dalam ruang diskusi sekaligus
mempresentasikannya di depan kelas. Setelah pembelajaran selesai penting bagi guru
menanyakan apakah anak belajar dengan bahagia pada hari itu
Agar proses pembelajaran sesuai dengan pemikiran KHD terwujud dapat dilakukan dengan beberapa
cara, antara lain:
1.
Memahami
karakteristik anak dengan melihat biodata, latar belakang dan kebiasaan anak
sehari hari
2.
Menyiapkan diri
semaksimal mungkin untuk menciptakan proses pembelajaran yang menyenangkan
3.
Menerapkan metode
pembelajaran Berdering (Belajar dengan Riang)
4.
Selalu belajar,
berbagi dan berkolaborasi dengan rekan sejawat dan komunitas.
Dari konsep KHD yang sudah saya terapkan yaitu tidak
pernah membeda bedakan anak karena setiap anak itu memiliki bakat dan
keistimewaan masing masing. Dan selalu melakukan proses pembelajaran dengan
konsep Berdering (Belajar dengan Riang)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar