Pelangi Aksara

Minggu, 25 Oktober 2020

Berdamai Dengan Teknologi


                                                                                                              
                                                           

Wabah Covid 19 yang melanda hampir keseluruh  negeri  kita tercinta Indonesia, melumpuhkan  aktivitas normal masyarakat. Suka tidak suka perubahan pola dan sistem pembelajaran kitapun berubah. Siswa dan guru  yang terbiasa belajar mengajar dengan sistim tatap muka di dunia nyata berubah  menjadi  tatap muka di dunia maya. Oleh karena itu guru harus mampu beradaptasi dengan  perubahan yang terjadi. Untuk menghadapi perubahan kita harus mulai berbenah diri dengan mengembangkan kebiasaan dan ketrampilan baru untuk mengajar di era baru susuai ruh merdeka belajar.

Perubahan pola pembelajaran yang cukup dramatis terjadi saat ini, mau tidak mau menuntut guru untuk meningkatkan kompetensinya dan dapat menyesuaikan diri dengan tuntutan perubahan yang ada. Salah satu cara yang paling efektif agar guru dapat menyesuaikan diri dengan tuntutan perubahan yang ada yaitu belajar secara terus menerus. Tuntutan belajar tidak hanya ditujukan pada siswa tetapi guru sendiri dituntut untuk senantiasa belajar tentang bagaimana mengajar yang baik dan menyenangkan dalam sistim pembelajaran jarak jauh ini.

Karena jika guru tidak melakukannya maka siswa bisa jadi memiliki pengetahuan dan kemampuan teknologi yang lebih tinggi dari gurunya, karena akses terhadap teknologi. Akibatnya proses pembelajaran yang diharapkan berjalan baik dan menyenangkan tidak dapat dilakukan hanya karena gurunya tidak dapat mengakses teknologi dengan baik. Jika kondisi ini terus berlangsung maka kewibawaan guru sebagai sosok yang digugu dan ditiru akan sirna. Oleh karenanya para guru harus mampu menginisiasi dirinya sendiri untuk terus belajar.

Penguasaan dan pemanfaatan teknologi untuk memfasilitasi belajar mengajar dan peningkatan kinerja melalui penciptaan, pengelolaan aneka sumber dan teknologi secara tepat mutlak diperlukan dengan tujuan memudahkan terjadinya proses belajar, meningkatkan mutu pembelajaran dan meningkatkan kinerja (Anuszewski dan Molenda: 2008). Permasalahan pada  pembelajaran jarak jauh dapat diatasi dengan menerapkan prinsip teknologi seperti pemanfaatan media yang relevan dalam proses pembelajaran, pengembangan model pembelajaran yang tepat sesuai karakteristik peserta didik dan pendayagunaan aneka sumber belajar yang tersedia.

Memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran dapat mendorong berkembangnya sistem pembelajaran yang lebih inovatif, mendukung aktivitas pembelajaran dan berkembangnya pola pembelajaran yang variatif (Haryono: 2008) Sehingga pola pembelajaran jarak jauh menjadi menyenangkan dan menarik bagi siswa. Bagaimana mendesain pembelajaran jarak jauh yang asyik dan menyenangkan bagi siswa agar mereka tidak terperangkap dalam kebosanan untuk belajar mandiri di rumah.

Pola belajar mandiri untuk siswa harus tetap didampingi oleh guru maupun orang tua. Perlu sedikit kerja keras dan penyesuaian diri  untuk menjawab tantangan yang dihadapi. Salah satu alternative yang bisa dilakukan oleh para guru adalah kembali belajar menerapkan berbagai macam teknologi dalam aplikasi pembelajaran via online maupun offline dari berbagai sumber. Banyak webinar yang bisa diikuti untuk menambah wawasan dari para guru baik yang diadakan langsung oleh kemendikbud maupun pihak lainnya.

Guru bisa belajar dan menerapkan berbagai macam teknologi dari aplikasi yang ditawarkan untuk mendesain pola pembelajaran jarak jauh yang menarik. Dari sekian banyak aplikasi pembelajaran mulai dari google classroom, google doc, e_ learning, google form, google meet, quizizz, google slides dan aplikasi lainnya semuanya ditujukan untuk mempersiapkan para guru agar menyadari dan memiliki keahlian yang relevan di era baru. Dan ini penting disadari oleh para guru untuk  dipelajari dan diteruskan kepada siswanya agar pembelajarannya lebih bermakna. Untuk itu para guru tidak mempunyai pilihan lain, selain terus menerus memperbaharui bahkan mengevaluasi pengetahuan dan ketrampilan yang dimilikinya di setiap waktu.

Menurut (Sandra Susanto) ada 4 kunci sekaligus tantangan keberhasilan pembelajaran daring dan luring menjadi menyenangkan yaitu:

1.      Kemampuan guru memanfaatkan teknologi

Hal ini menjadi prasyarat wajib untuk menunjukkan kemampuan guru dalam memanfaatkan media teknologi dengan presentasi Zoom, penugasan via Google Classroom, pretest dan posttest dengan Quiziz dan pemberian tugas proyek dengan memanfaatkan Google Drive. Hal ini mutlak dilakukan agar peserta didik tertarik dan senang belajar.

2.      Pembelajaran terencana dan efektif

Guru perlu menyajikan pembelajaran yang terencana dan efektif dalam keterbatasan waktu. Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan quality lesson plan dan mengatur langkah pembeljaran yang detail.

3.      Menyatukan persepsi dan konsentrasi siswa

Guru harus mampu menyatukan persepsi dan konsentrasi anak didik yang serba berjauhan. Ini hanya bisa dilakukan oleh guru yang memiliki visi jelas dalam pembelajaran dan menjalin ikatan batin dengan siswa dalam melakukan perannya sebagai motivator, fasilitator, mediator dan komunikator.

4.      Penguatan karakter siswa

Guru perlu menyampaikan pesan untuk menjadi tangguh mengingat dalam kondisi masyarakat yang sedang diuji secara fisik maupun mental yang berdampak pada pembelajaran siswa menjadi serba terbatas dalam berkomunikasi, berinteraksi dan berkreasi.

Jika hal hal tersebut di atas telah bersinergi dengan baik, guru akan mampu mendesain pembelajaran yang menarik dan menyenangkan bagi siswa di rumah.  Banyak hal dan ketrampilan yang baru yang bisa kita pelajari agar lebih siap menghadapi tantangan zaman. Guru  harus mulai berpikir kreatif dan inovatif untuk melaksanakan proses pembelajaran jarak jauh dengan maksimal agar tidak membosankan, mencari cara terbaik untuk bekerja sama dan berkolaborasi dengan rekan guru menghadapi pembelajaran pada situasi pandemi ini. Ikhtiar ini harus selalu dilakukan untuk meningkatkan kompetensi guru agar mampu menjawab peluang dan tantangan baru dalam dunia pendidikan. Peluang baru yang muncul termasuk akses yang lebih luas terhadap kemajuan teknologi yang lebih kaya dan berkembangnya metode pembelajaran baru yang tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu. Ini semua dapat disiasati oleh guru dengan terus menambah wawasan dan mulai berdamai dengan teknologi. Di sisi lain kemajuan teknologi dengan beragam inovasi digital yang terus berkembang  juga menghadirkan tantangan baru bagi guru,  satuan pendidikan serta pemerintah sebagai pemegang kebijakan untuk menyediakaan infrastruktur pendidikan dengan teknologi baru. Teknologi pembelajaran berbasis computer dan internet yang telah dikuasai oleh guru, harus  dibarengi oleh kesiapan infrastruktur yang memadai agar pembelajaran jarak jauh yang menarik dan menyenangkan menjadi sebuah keniscayaan.

#PGRI, #KOGTIK, #EPSON dan #KSGN

http://gurupenggerakindonesia.com

 

Daftar Pustaka

Haryono, 2008, “Kesalahan Terapan Teknologi Pendidikan dalam Praksis Pembelajaran”.

Januszewski and Molanda, 2008, Educational Tecnology: A Definition with Commentary,

        New York: Taylor $ Francis Group.

Sandra Susanto, diakses di  https://www.tribunnews.com/lifestyle/2020 (tanggal 20 Oktober 2020)



Biodata Penulis

                                                         Siti Khusnul Khotimah, M.Pd.I

       Bima Nusa Tenggara Barat  adalah tempat kelahirannya, tepatnya Jln.belimbing No. 6 Rabadompu  Kota Bima pada tanggal 29 Agustus 1972.  Merupakan anak kedua dari tiga bersaudara dari pasangan H.Idrus Usman dan Hj.Siti Nurhayati. Menempuh pendidikan dimulai dari SD 12 Rabadompu Bima (lulus tahun 1985) SMPN 5 Bima (lulus 1988) MAN 1 Bima (lulus 1991), S1 IAIN Sunan Ampel Mataram (lulus tahun 1996) S2 IAIN Mataram (lulus tahun 2013). Penulis adalah guru SMP Negeri 2 Labuapi Lombok Barat mempunyai hobi menulis dan membaca puisi. Sebaik baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain adalah ruh dalam keseharian, cita citanya  sukses dunia akhirat.




9 komentar:

Unknown mengatakan...

Semoga tulisan ini dibca dan diimplementasikan oleh para guru sehingga terwujud proses pembelajaran yg menyenangkan.. .. Selamat kpda bu husnul smoga selalu sht dan ttp semangat menuangkan ide2 cerdasnya sehingga mnjadi inspirasi bg semua orang. Aamiin

Unknown mengatakan...

Mantul Bu Husnul...tetap semangat dan menginspirasi

Unknown mengatakan...

Setuju bu khusnul...guru harus terus belajar dan meningkatkan kompetensinya sesuai tuntutan profesi

Unknown mengatakan...

Artikel yang sangat menginspirasi bu... Semangat

Unknown mengatakan...

Artikel yang bagus bu...semangat

Unknown mengatakan...

Mantappp 👍👍👍

Unknown mengatakan...

Artikel yg menarik..

Unknown mengatakan...

Alhamdulillah.. Tulisannya sangat inspiratif bukguru, lebih-lebih diatas situasi memprihatinkan seperti sekarang ini.

Unknown mengatakan...

Setuju bu...guru harus selalu update ilmu pengetahuan yg dimilikinya

Posting Komentar