Pelangi Aksara

Minggu, 18 Oktober 2020

Siapkah Kita?

                                                                     

Maut adalah haq, datang tiba tiba tanpa pemberitahuan. Orang yang paginya segar bugar beberapa menit kemudian  pergi mendahului kita,  membuat sontak anak, istri , keluarga, karib dan kerabat. Ketika pemutus kelezatan telah tiba, sudah siapkah kita menghadapinya? Apa yang kita siapkan sebagai bekal dikehidupan selanjutnya.

Ketika anak  sekolah  pasti sudah jauh hari kita siapkan asuransi untuk biaya pendidikannya. Mempersiapkan segala sesuatunya secara matang dan terperinci. Sehingga ketika anak kita butuh biaya untuk pendidikan tidak perlu pusing karena sudah ada dana yang memang secara sadar dan sengaja disiapkan untuk itu. Lalu bagaimana dengan persiapan untuk kehidupan abadi kelak. Banyak dari kita terlalu sibuk dengan bekal dunia dan mengabaikan bekal untuk kehidupan selanjutnya. Dunia hanyalah tempat singgah dan mampir sejenak melepas penat, untuk meneruskan perjalanan sesungguhnya.

           Banyak nasehat yang ada di sekitar kita untuk dijadikan ibrah ketika maut menjemput, ada nasehat yang bisa berbicara yaitu Al Qur,an dan nasehat yang tidak bisa berbicara yaitu kematian. Keduanya sudah cukup bagi orang yang mau mengambil nasehat. Setiap yang bernyawa pasti akan mati, tidak ada yang bisa menolong  selain amal dan kebaikan. Oleh karena itu tetaplah berbuat baik sehingga kita akan dikenang sebagai orang baik dan mendapat tempat terbaik juga di kehidupan selanjutnya. Nasehat yang tidak bisa berbicara adalah kematian, darinya kita belajar bahwa ketentuan Allah Swt pasti adanya dan kita tidak diberi pengetahuan kapan maut itu datang meski sedikit. Semoga kita menjadi hamba yang istiqomah untuk selalu menebar kebaikan dalam keseharian  dan tak lupa menyibukkan diri dengan menyiapkan bekal untuk perjalanan selanjutnya. Sehingga kapanpun kematian menjemput kita sudah siap dengan segala bekal kita. Semoga bermanfaat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar